CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Kamis, 13 November 2008

10 NEGARA MAJU JANJIKAN DANA BAGI CIF

Dalam pertemuan di Bank Dunia, Washington, wakil dari 10 negara, yakni Australia, Perancis, Jerman, Jepang, Belanda, Norwegia, Swedia, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat, menekankan dukungan bagi CIF, yang secara resmi disetujui pada 1 Juli oleh Bank Dunia.

Usul pertama untuk memperoleh keuntungan dari dana berdasarkan CIF diperkirakan diumumkan awal 2009, demikian antara lain isi pernyataan yang dikeluarkan oleh Bank Dunia.

“Dana ini adalah langkah nyata ke depan ke arah penyelarasan tantangan perubahan iklim global dengan tantangan pembangunan dan pengentasan orang miskin,” kata Presiden Bank Dunia Robert B. Zoellick.

“Namun kami harap itu hanya permulaan, dan negara lain juga akan memberi sumbangan guna memungkinkan pendanaan lebih besar bagi kegiatan mengenai iklim,” katanya.

Dana Penanaman Modal Iklim dibentuk melalui proses konsultasi yang melibatkan serangkaian pertemuan rancangan banyak-pemegang saham dan memperhitungkan konsultasi perubahan iklim global yang diselenggarakan oleh Bank Dunia selama sembilan bulan terakhir.

Konsultasi berlangsung dengan calon penerima dan donor, keluarga PBB, bank lain pembangunan pembangunan multilateral, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta.

Negara berkembang akan memiliki suara yang sama dalam susunan pemerintah bagi dana itu, dan keputusan mengenai penggunaan dana akan dibuat berdasarkan konsensus.

Konferensi yang menghasilkan janji tersebut Jumat adalah langkah besar ke arah pembangunan dasar keuangan bagi Dana Teknologi Bersih, yang baru dibentuk, kata Wakil Menteri Urusan Internasional di Kementerian Keuangan AS, David McCormick. Ia menyatakan, Amerika Serikat memberi sumbangan US$2 miliar selama tiga tahun.

Sementara itu, Inggris mengumumkan komitmen 800 juta poundsterling (sebanyak US$1,5 miliar), dan Jepang menyatakan akan menyumbang sebanyak US$1,2 juta bagi CIF.

0 komentar: